Smiling......Saya selalu
membiasakan bangun pagi dengan sebuah senyum, entah kapan kebiasaan ini
jadi rutinitas pada pagi hari, awalnya saya mendengarkan motivasi
dari.... kalo ndak salah Nurcahyo dan pada saat beliau memaparkan alasannya dan
seketika itu pun sarannya langsung di lahap habis oleh otak saya sampai tak bersisa . Menurut
beliau jika kita tersenyum pada saat bangun pagi otomatis memberikan efek
positif, spirit dan mudah-mudahan kita dapat terus tersenyum sepanjang hari.
Setelah senyam-senyum tiba-tiba mulutku
memanyun tanpa di komandoi karena
rutinitas kedua setelah senyum yaitu mawwiccang wae (baca: ngangkat
air). Saya masih bingung kenapa kota ini selalu defisit air bersih padahal
secara geografis letaknya dikelilingi lautan... maklum di tempat
kelahiran saya belum pernah mendapatkan hal seekstrim ini, kenapa saya bilang
ekstrim karena air itu kebutuhan sangat vital, bayangkan saja jika tiba-tba
mendadak sakit perut dan ndak ada air, what should i do? Ndak mungkin kalo tiba-tiba
cari pasir dan ta da....jadilah bunga pasir...(if you know what i mean)
Untungnya jarak dari ritual
ngangkat air ndak terlalu jauh dari kamar kost ku....walaupun begitu tetap saja
daily acitivities ini membuatku agak sedikit kerepotan, tapi untunglah masih
ada sisa-sisa air yang bisa diangkat daripada kemarin-kemarin harus beli air
galon.
Tapi makin lama deposit air bersih
Ibu kost ku sudah habis sama sekali dan
alhasil semua penduduk kost pun harus patungan membeli air bersih...walaupun
lebih murah daripada air isi ulang galonan tapi toh tetap saja kita harus
mengeluarkan uang ekstra dan mau tidak mau konsumsi air bersih tidak luput dari
program skala prioritas... artinya kalau mau pipis (mencoba imut, harusnya
nulis kencing) dan ndak terlalu kebelet nanti bisa di jama’ dengan pipis yang
kedua yang pastinya sudah on the way di dalam ureter. Trus ritual mandi sore
juga sudah ditiadakan, cuci piring juga harus nunggu menggunung dulu, keramas cukup dua kali seminggu, kalau mandi dan
selesai sabunan juga harus dibantu pake tangan biar busanya cepat ngalir dan
kulit cepat kesat walaupun dengan penggunaan air yang minim.
Dan hal-hal yang kecil ini bisa berdampak sistemik
misalnya:
·
keseringan nahan pipis bisa menyebabkan infeksi
saluran kemih dan cikal bakal penyakit prostat;
·
ndak mandi sore menyebabkan kulit jadi lepek,
gatal, gerah dan dampaknya merentet ke psikologis, gelisah, uring-uringan dan
cepat marah;
·
jarang
keramas membuat kulit kepala jadi gatal, ketombe makin banyak dan kutu rambut
bisa beranak pinak;
·
ngebilas pake air yang minim kulit badan bisa
jadi memerah karena residu busa masih nempel di pori-pori kulit
dan masih banyak hal-hal yang
kecil tapi efeknya bisa berdampak besar gegara kekurangan air bersih dan
ujung-ujungnya butuh ekstra treatment dan apesnya kalau kena salah satu dampak diatas artinya butuh pengeluaran ekstra lagi....Yaa Alloh pencipta hujan...tolong
sudahi musim kemarau ini dengan menurunkan setitik hujan dari langit-Mu Yaa
Alloh...tutur do’aku memulai hari.